<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Merry &#38; Associates</title>
	<atom:link href="http://merry.netsains.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://merry.netsains.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Jan 2010 01:33:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Let&#8217;s Get Rock with WW &amp; InterMatrix!</title>
		<link>http://merry.netsains.com/lets-get-rock-with-ww-intermatrix/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/lets-get-rock-with-ww-intermatrix/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 01:33:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Business as Usual...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Yup. Klien pertama saya di tahun ini adalah Wimar Witoelar &#38; Intermatrix. Siapa tak kenal WW, demikian Wimar akrab disapa?
Saya akan membantu mereka menulis buku mengenai seluk beluk PR yang inovatif berdasarkan sharing pengalaman WW dan timnya di dunia ini. Sebuah kehormatan buat saya, mengingat WW adalah figur luar biasa di dunia komunikasi yang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-152" title="jmmww" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2010/01/jmmww.jpg" alt="jmmww" width="316" height="240" />Yup. Klien pertama saya di tahun ini adalah Wimar Witoelar &amp; Intermatrix. Siapa tak kenal WW, demikian Wimar akrab disapa?</p>
<p>Saya akan membantu mereka menulis buku mengenai seluk beluk PR yang inovatif berdasarkan sharing pengalaman WW dan timnya di dunia ini. Sebuah kehormatan buat saya, mengingat WW adalah figur luar biasa di dunia komunikasi yang sudah lama saya segani. Intermatrix sendiri adalah sebuah tim PR andal.</p>
<p>Let&#8217;s get rock together!</p>
<p>Caption foto: saya, WW &amp; Tim Intermatrix di meeting pertama mengenai buku yang kami susun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/lets-get-rock-with-ww-intermatrix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merry &amp; Associates Writing Consultant</title>
		<link>http://merry.netsains.com/merry-associates-writing-consultant/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/merry-associates-writing-consultant/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 00:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Business as Usual...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[


















Verba volant scripta manent:
yang terucap akan menguap, yang tertulis akan abadi.
 















What?
Merry &#38; Asscoiates adalah sebuah konsultan di bidang penulisan. Di era teknologi informasi yang kian canggih, komunikasi antar manusia tak lagi sekadar mengandalkan komunikasi lisan, melainkan juga tulisan. Website, ebook, buku, artikel di media massa, media online, jejaring sosial, email, blog, semua mengunakan tulisan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_139" class="wp-caption alignleft" style="width: 368px"><img class="size-full wp-image-139" title="merryass" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/12/merryass.JPG" alt="merryass" width="358" height="203" /><p class="wp-caption-text">My New Business Card. </p></div>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><em>Verba volant scripta manent:</em></p>
<p style="text-align: left;"><em>yang terucap akan menguap, yang tertulis akan abadi.</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>What?</strong></p>
<p>Merry &amp; Asscoiates adalah sebuah konsultan di bidang penulisan. Di era teknologi informasi yang kian canggih, komunikasi antar manusia tak lagi sekadar mengandalkan komunikasi lisan, melainkan juga tulisan. Website, ebook, buku, artikel di media massa, media online, jejaring sosial, email, blog, semua mengunakan tulisan. Masalahnya, tidak semua orang mampu menulis secara meyakinkan, sesuai dengan maksud dan tujuannya, sesuai dengan ide dan opininya.</p>
<p>Berbekal pengalaman selama bertahun-tahun sebagai jurnalis di media massa nasional, penulis buku, editor, pengelola konten web, Merry &amp; Associates siap membantu apa pun masalah di dunia tulis menulis. Baik itu untuk personal, perusahaan, instansi, organisasi, dan sebagainya.</p>
<p><span id="more-135"></span></p>
<p><strong>Why?</strong></p>
<p>Komunikasi tertulis yang meyakinkan dan tepat sasaran menjadi kunci utama apakah sebuah usaha bisa berhasil dilakukan. Banyak produk gagal di pasaran akibat penyampaian komunikasi yang kurang tepat saat promosi. Banyak informasi kurang sukses ditangkap sasaran akibat ada kesalahan dalam struktur komunikasi tertulisnya.</p>
<p>Atau sebuah jumpa pers tidak menghasilkan target sesuai keinginan klien karena penyajian pers rilis dan presentasi yang kurang menarik dan fokus. Banyak juga pengalaman berguna, unik, ilmu yang bermanfaat bagi umat manusia tidak sampai ke orang banyak yang membutuhkan hanya karena tak bisa dituangkan dalam bentuk tulisan yang menarik.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Who?</strong></p>
<p>Merry &amp; Associates didirikan oleh Merry Magdalena, penulis buku &#8216;Situs Gaul Gak Cuma Buat Ngibul&#8217; (Gramedia Pustaka Utama), &#8216;UU ITE, Don&#8217;t Be The Next Victim&#8217; (Gramedia Pustaka Utama), &#8216;Pilih Windows, Mac atau Linux?&#8217; (Kanaya Press), dan banyak lagi. Ia juga editor sejumlah buku, penulis pendamping, pengelola dan pemilik web Netsains.Com. Sempat menjadi jurnalis sains dan teknologi di harian Sinar Harapan. Info lebih lengkap tentang portfolio dan kegiatan terkini ada di <a href="../">http://merry.netsains.com</a>.</p>
<p>Jaringannya di dunia tulis menulis, jurnalistik, penerbitan, hingga media massa (koran, majalah, media online, TV dan radio) , membantunya mewujudkan konsultan ini.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>When?</strong></p>
<p>Jika memiliki semua masalah di bidang tulis menulis, kapan lagi waktu yang tepat untuk mengatasinya jika bukan sekarang juga? Ya, kami siap membantu Anda sekarang atau kapan pun juga!</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Where?</strong></p>
<p>Di zaman serba canggih, dimana komunkasi bisa dilakukan 24 jam dimana saja dan kapan saja, kami juga menjalankan operasi seirama dengan kemajuan teknologi. Email, Yahoo Messenger, Facebook, Twitter, dan sebagainya, siap kami jadikan sebagai media menjalankan konsultasi ini. Jadi dimanapun dan kapanpun Anda membutuhkan, kami selalu siap.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>How?</strong></p>
<p>Jika Anda berminat bekerjasama dengan kami, kirimkan saja email saja ke <a href="mailto:merry_magdalena@yahoo.com">merry_magdalena@yahoo.com</a>. Jangan lupa sampaikan secara spesifik konsultasi jenis apa yang Anda butuhkan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Services:</strong></p>
<p><strong>Mediasi ke penerbit</strong></p>
<p>- Improvement naskah buku menjadi buku hingga diterbitkan.</p>
<p><strong>Jasa Penulisan</strong></p>
<p>- Penulisan buku, company profile, pers rilis, untuk instansi, perusahaan, personal.</p>
<p>- Mengelola konten Website/Blog.</p>
<p><strong>Training Menulis </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>- </strong>untuk umum atau kalangan tertentu (instansi, perusahaan, organisasi, lembaga pendidikan, dsb)</p>
<p>-Artikel, cerpen, buku, jurnalistik, pers rilis, dsb.</p>
<p>- Trainner: Harry Surjadi, ex jurnalis senior Kompas, penulis dan aktivis lingkungan hidup, freelancer.</p>
<p>- Didukung pula oleh sejumlah trainner tamu jika dibutuhkan: penulis novel, jurnalis senior media massa (koran, majalah, media online, TV dan radio), blogger terkenal, cerpenis, kolomnis, dsb.</p>
<p>- Menerima training menulis untuk program esktrakulikuler SMP dan SMA.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/merry-associates-writing-consultant/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Raw Skecth&#8217;s characters &#8220;Petualangan John &amp; Kund&#8221;</title>
		<link>http://merry.netsains.com/the-raw-skecths-characters-petualangan-john-kund/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/the-raw-skecths-characters-petualangan-john-kund/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 06:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[
Ichan my old friend such a great ilustrator!
Dia membuatnya hanya dalam tempo beberapa jam setelah saya kirim deskripsi dan contoh foto karakter tokoh Petualangan John &#38; Kund.
Ini karakter utama novel grafis kami: Johnkecops Kleinsteuber, Kunderemp Narkaulepsy, Bluepisceslady, dan Labelleanjuna.
Mereka yang akan mengembalikan kedaulatan Republik Endoonez dalam sebuah misi luar biasa yang berisi petualangan menakjubkan, heboh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-131" title="characters1" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/characters1.jpg" alt="characters1" width="306" height="442" /></p>
<p style="text-align: left;">Ichan my old friend such a great ilustrator!</p>
<p style="text-align: left;">Dia membuatnya hanya dalam tempo beberapa jam setelah saya kirim deskripsi dan contoh foto karakter tokoh Petualangan John &amp; Kund.</p>
<p style="text-align: left;">Ini karakter utama novel grafis kami: Johnkecops Kleinsteuber, Kunderemp Narkaulepsy, Bluepisceslady, dan Labelleanjuna.</p>
<p style="text-align: left;">Mereka yang akan mengembalikan kedaulatan Republik Endoonez dalam sebuah misi luar biasa yang berisi petualangan menakjubkan, heboh, norak, konyol, sinting, di luar akal sehat.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Petualangan John &amp; Kund&#8221;, sebuah kisah ironis sarkastik, komedi culun tapi ilmiah, sedikit politis dan humanis (buset deh).</p>
<p style="text-align: left;">Tunggu saja!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/the-raw-skecths-characters-petualangan-john-kund/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Novel Grafis Petualangan John &amp; Kund</title>
		<link>http://merry.netsains.com/novel-grafis-petualangan-john-kund/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/novel-grafis-petualangan-john-kund/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 01:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business as Usual...]]></category>
		<category><![CDATA[comic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian teman yang sudah sempat mengikuti teaser&#8221; Novel yang Aneh&#8221;, saya kabarkan bahwa petualangan Johnkecops Kleinstueber dan Kunderemp Narkaulepsy alias John dan Kund mengarungi mesin waktu tidak jadi dituang dalam bentuk novel.
Jangan kecewa dulu. Sebab kisah dua agen yang bertugas mengubah sejumlah keputusan bodoh pemimpin negeri Republik Endonez di masa lalu itu akan lebih terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_123" class="wp-caption alignleft" style="width: 406px"><img class="size-full wp-image-123" title="Visualisasi Petualangan John &amp; Kund" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/untitled1.JPG" alt="untitled" width="396" height="303" /><p class="wp-caption-text">Ilustrasi: kompilasi dari berbagai sumber Internet. Just trying to give a good visual about how if this story will be release as a movie (my dream).</p></div>
<p>Sebagian teman yang sudah sempat mengikuti teaser&#8221; Novel yang Aneh&#8221;, saya kabarkan bahwa petualangan Johnkecops Kleinstueber dan Kunderemp Narkaulepsy alias John dan Kund mengarungi mesin waktu tidak jadi dituang dalam bentuk novel.</p>
<p>Jangan kecewa dulu. Sebab kisah dua agen yang bertugas mengubah sejumlah keputusan bodoh pemimpin negeri Republik Endonez di masa lalu itu akan lebih terasa nyata dalam sosok komik.</p>
<p><span id="more-124"></span></p>
<p>Ya, betul, komik atau novel grafis. Dulu sempat terpikir membuatnya sebagai novel semi grafis dimana setiap bab diwarnai ilustrasi berupa aneka karya grafis, baik yang manual atau computerized. Tapi tertunda juga karena kesibukan (ah alasan!).</p>
<p>Eureka! Akhirnya kemarin bersua seorang sohib lama dari zaman prasejarah yang memang coretannya cukup sreg di hati. Jadi kami yang baru sekali ketemu lagi setelah sekian abad, dan ketemunya pun di FB (salut buat Zuckerberg!). Dan topik obrolan pertama kami adalah &#8220;AYO KITA BIKIN KOMIK&#8221;.</p>
<p>Seperti pernah saya tulis dulu, semua tokoh dalam kisah ini sungguhan ada, menggunakan nama cyber mereka. Dua tokoh utamanya, John dan Kund, sudah beberapa kali saya tampilkan bocoran tampangnya di Note FB dulu-dulu. Di sini saya buat selintas ilustrasinya.</p>
<p>Hmm sebenarnya ada obsesi ingin memfilmkan kisah ini. Jadi saya butuh imaji visual agar lebih semangat menuntaskan kisah ini.</p>
<p>Sabar ya, saya dan sang ilustrastor, Irwan Chandra, baru saja memulai proyek ini. Kami perlu sepakat dulu dengan penggambaran detil karakter para tokoh. Ini proyek bisa dikatakan idealis. Ngga bisa diuber-uber deadline. Harus sesuai mood. Yang penting kami butuh dukungan spirit dari teman semua.</p>
<p>*Buat yang kepikiran mau nyolong ide cerita atau apalah, saya sumpahin bisulan di kedua biji matanya sampai 5 tahun ngga sembuh2. Kayaknya sumpah ini lebih manjur daripada UU Hak Cipta or sejenisnya lah.*</p>
<p>Banzai!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/novel-grafis-petualangan-john-kund/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Terbaruku: &#8220;Pilih Windows, Mac, atau Linux&#8221;</title>
		<link>http://merry.netsains.com/buku-terbaruku-pilih-windows-mac-atau-linux/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/buku-terbaruku-pilih-windows-mac-atau-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 00:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Hai teman, buku ke-4 saya akan segera terbit, judulnya &#8220;Pilih Windows, Mac, atau Linux?&#8221;, terbitan Kanaya Press. Sekarang masih dalam proses layout dan desain.
Penasaran mau ngintip dikit isinya? Ini saya kasih bocoran dikit prolognya:
&#8220;Pilih Windows, Mac, atau Linux?&#8221;
Kanaya Press, November 2009.

Prolog:  Arti Folisofis Sebuah Komputer
Mau beli komputer? Nanti dulu, kamu perlu tahu bahwa memiliki komputer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-109" title="13965_204441235655_748165655_4547594_6678351_n" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/13965_204441235655_748165655_4547594_6678351_n.jpg" alt="13965_204441235655_748165655_4547594_6678351_n" width="158" height="218" />Hai teman, buku ke-4 saya akan segera terbit, judulnya &#8220;Pilih Windows, Mac, atau Linux?&#8221;, terbitan Kanaya Press. Sekarang masih dalam proses layout dan desain.<br />
Penasaran mau ngintip dikit isinya? Ini saya kasih bocoran dikit prolognya:</p>
<p>&#8220;<strong>Pilih Windows, Mac, atau Linux?&#8221;<br />
Kanaya Press, November 2009.<br />
</strong><br />
Prolog:  Arti Folisofis Sebuah Komputer</p>
<p>Mau beli komputer? Nanti dulu, kamu perlu tahu bahwa memiliki komputer itu ngga cuma seputar menyalakan dan menggunakan. Komputer ternyata memiliki arti fillosofis juga, lho. Kenapa ada orang yang sangat fanatik sama komputer Mac dari Apple beserta sistem operasi Mac OS Leopard Snow yang kini sedang heboh?<br />
<span id="more-110"></span> Kenapa juga ada orang yang tergila-gila sama sistem operasi Micosoft Windows, sampai rela berburu Windows 7 ke ujung dunia? Lantas kenapa ada juga orang yang menganggap Linux Ubuntu atau SuSe adalah sistem operasi paling oke seantero jagat?</p>
<p>Fanatisme semacam itu seringkali membuat pengguna komputer dari kalangan masyarakat awam berpikir, apa sih sebenarnya arti filosofis komputer? Bukankah komputer cuma alat buat mengolah data, menyimpan dokumen, browsing Internet, ber-Facebook atau chatting-ria belaka? Ngapain amat repot-repot mikirin arti filosofisnya?</p>
<p>Betul, pengguna awam memang ngga perlu tahu detil filosofis komputer. Yang penting bisa menggunakannya buat kebutuhan sehari-hari, habis perkara. Tapi ketika kita ingin memiliki sebuah komputer, maka kita mau tidak mau harus memutuskan, komputer jenis apa yang akan kita pakai. Sebab komputer itu, terutama laptop, akan kita jinjing kemana-mana. Di situ orang akan paham, pengguna komputer macam apakah kita. Apa kita jenis asal pakai saja tanpa peduli software-nya bajakan atau bukan? Apakah kita tergolong pengguna yang hati-hati dan telaten memperbarui antivirus, atau cuek aja ada virus, bodo amat deh. Ketika sudah menggunakan sebuah komputer untuk kebutuhan kerja atau belajar, otomatis kita sudah masuk dalam dunia sosial sesama pengguna komputer.</p>
<p>Dari sini kelamaan kita akan mengenal kelas-kelas tertentu. Terlebih setelah komputer terkoneksi ke Internet, mau tak mau saat ada masalah teknis, kamu akan berurusan dengan yang namanya spesifikasi komputer, yakni detil-detil teknis komputer yang kamu pakai.</p>
<p>Di buku Pilih Windows, Mac, atau Linix?&#8221; (Kanaya Press, 2009) ini saya akan menjelaskan dalam bahasa paling sederhana yang semoga saja bisa dipahami semua kalangan. Jenis-jenis sistem operasi yang saya paparkan adalah jenis yang sudah lumayan dikenal oleh kebanyakan pengguna komputer, bukan jenis yang “njlimet” dan sulit. Istilah seperti propietary, open source, serta istilah teknis lain, sebisa mungkin saya jelaskan dengan bahasa paling simpel. Dengan demikian, pengguna komputer paling awal sekalipun, atau bahkan mereka yang belum pernah mengenal komputer, dapat dengan gampang memahaminya.</p>
<p>Agar lebih menarik, tidak ketinggalan juga hasil wawancara saya dengan sejumlah praktisi komputer seperti Onno W. Purbo, Rusmanto Maryanto, Harry Sufehmi serta testimoni para pengguna komputer.</p>
<p>Penasaran? Sabar dikit ya, sebentar lagi akan terbit kok! Tunggu saja pengumuman lebih lanjut!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/buku-terbaruku-pilih-windows-mac-atau-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerpen tahun 2002: The Punk Couple</title>
		<link>http://merry.netsains.com/cerpen-tahun-2002-the-punk-couple/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/cerpen-tahun-2002-the-punk-couple/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 01:29:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Things]]></category>
		<category><![CDATA[shortstory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Wow, cerpen ini umurnya sudah 7 tahun! Ya, cerpen bergaya punk ini kutulis tahun 2002, saat aku belum kenal Rosa Liksom, cerpenis punk asal Finlandia. Tapi setelah aku mengenalnya beberapa waktu kemudian, kutemui kami memiliki banyak kesamaan gaya.
Waktu menulisnya dulu, aku berusaha memberi kejutan di akhir cerita. Entah sukses atau tidak. Di cerpen yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-102" title="punk_couple02" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/punk_couple02.jpg" alt="punk_couple02" width="217" height="171" />Wow, cerpen ini umurnya sudah 7 tahun! Ya, cerpen bergaya punk ini kutulis tahun 2002, saat aku belum kenal Rosa Liksom, cerpenis punk asal Finlandia. Tapi setelah aku mengenalnya beberapa waktu kemudian, kutemui kami memiliki banyak kesamaan gaya.</p>
<p>Waktu menulisnya dulu, aku berusaha memberi kejutan di akhir cerita. Entah sukses atau tidak. Di cerpen yang belum pernah terpublikasikan di media manapun ini, kuharap kejutan itu bisa sedikit mengejutkan pembaca. Nah, tolong komentari ya apakah kalian terkejut dengan bagian akhirnya. ****</p>
<p><span id="more-101"></span></p>
<p>The Punk Couple</p>
<p>Merry Magdalena</p>
<p>Dari jauh sudah kukenali kepala botak mengkilap Si Rix. Diterpa sinar matahari berkilatan mirip lampu bohlam kuning menyala. Matanya menyipit menahan terik matahari. Ia berjalan gontai dengan tubuh begengnya. Dan ia bangga betul. Tidak jarang ia menahan lapar untuk menjaga kekerempengan tubuhnya.</p>
<p>“Anax punk gax pantez gemux,” argumennya dalam bahasa kami.</p>
<p>Ada Inggris British dan Inggris Amrik. Kamu pun menciptakan Indonesia British. Maksudnya, bahasa Indonesia yang dibuat aksen Bristish. Kami memakainya saat ngobrol antara kami saja. Kelamaan jadi terbiasa dan kami gunakan pula ketika ngobrol dengan orang di luar kami.</p>
<p>Aku sendiri tengah meratapi cat rambut unguku yang mulai luntur. Beli lagi berarti uang lagi. Tapi Onix punya formula jitu membuat cat minyak jadi cat rambut awet lagi aman. Entah bahan kimia apa ditambahkannya pada cat minyak agar bisa jadi enak jatuh di rambut. Ia sudah buktikan dengan memakaikan sendiri cat minyak warna hijau ke rambut landaknya.</p>
<p>“Boleh zuga,” komentarku.<br />
“Cobha saza. Zamin gax nyesals, dech!”</p>
<p>Sore itu kami kumpul di Loronkz Punx, sebuah lorong kecil diapit dua gedung megah. Lorong yang menjadi ‘jalan cacing’ bagi penduduk daerah situ. Lorong dimana ada penjual majalah, CD bajakan hingga berbagai aksesoris. Lorong tempat anak punk kumpul tanpa diganggu pandangan mata aneh.</p>
<p>Rix ternyata bawa Psichedelic, majalah punk Eropa yang entah ia dapat darimana. Biasanya sih hasil meng-hacker*. Kami langsung mengerumuninya seperti semut melihat gula. Teman kami lain yang semula asyik menjajal-jajal CD bajakan ikut membanjiri Psichedelic .</p>
<p>* * *</p>
<p>Aku tahu kalau usiaku tidak lagi bisa dibilang muda. Maka tidak heran kalau ibuku terus bercuap-cuap sepanjang aku berada di rumah. Ia mengeluh soal rambut pink-ku yang belum lama kucat lagi jadi ungu. Belum lagi kicauan tetangga nyinyir usil soal teman-teman dan pergaulanku. Untung aku bekerja di sebuah perusahaan iklan yang membebaskan karyawan berbusana aneh-aneh selagi masih dinilai sopan. Jadilah aku terpaksa menahan diri untuk tidak mengenakan jeans rombeng . Tapi anting di hidung dan jaket kulitku diizinkan. Thanks God!</p>
<p>Kicauan ibu bukan sebatas cara dandan dan teman-temanku, namun merembet ke soal perjodohan dan pernikahan. Huek. Mau muntah aku mendengarnya. Katanya aku ini perawan tua salah gaul dalam dandanan orang stress . Gila betul ibuku, tega nian mengataiku demikian keji. Dia tidak tahu bahwa obsesiku untuk sebesar Patty Smith** dan Cyndi Lauper belum kesampaian sejak dulu. Dia tidak paham bahwa aku serasa hidup di dekade 1970-an di kawasan kumuh Amrik kalau sudah kumpul dengan teman-teman di Loronkz Punx. Aku jadi lupa kalau hidup di Indonesia, sebuah negeri tropis sumpek yang tak pernah menghargai puisi.</p>
<p>Di lorong itu pula aku bertemu teman-teman sealiran , seidealisme. Bisa diajak ngomong panjang lebar tentang Iggy Pop***, David Bowie, Andi Warhol, Basquiat**** sampai dengan kisah kasih Sid dan Nancy. Kami sempat punya band bernama ‘The Punxters’ yang kini tak pernah manggung lagi karena kesibukan kerja.</p>
<p>“Kamu sedangs apa, Nox,” suara Dex mengagetkanku. Malam minggu ini seperti biasa kami habiskan keliling kota berdua saja. Kami akan jalan-jalan atau sekedar nongrong hingga kelelahan dan berakhir di sebuah hotel murahan langganan kami.<br />
Kupandangi wajah tirus Dex, lelakkiku dalam dua tahun belakangan ini. Sepintas ia mirip Sid Vicious*****. Karena itu juga mungkin aku dulu suka dia. Tapi aku sama sekali tak berminat punya kisah kasih mirip Nancy.<br />
Ia mengepulkan asap rokok ke arahku, pertanda meminta jawaban segera. Aku terhenyak tak tahu harus bicara apa. Dex bukan tipe lelaki yang ingin cepat menikah. Aku hanya ingin bilang bahwa ibuku mengataiku perawan tua. Padahal sama sekali aku sudah tidak perawan, hahaha!</p>
<p>“Tidak apa-apa. Zuma melamun aza. Zampai kapan zinta kita terealisasi zebatas kamar hotel ini, ?”<br />
Aku sendiri kaget dengan kelancaran kata-kata itu. Dex tidak kalah kaget. Kedua alisnya terangkat<br />
.<br />
“Kau kira zinta kita zuma zebatas kamar ini? Crazy!”</p>
<p>Lelaki kerempeng itu seperti kebakaran jenggot. Ada kemarahan di wajahnya.<br />
Aku coba tidak peduli. Terus saja mengelagut sendiri. Aku tidak mau menyebut satu kata yang dibencinya, pernikahan.</p>
<p>“Aku tetap zinta kamu walau tidax dalam kamar hotel ini, Nox. Camkans itu!”</p>
<p>Aku paham betul maksudnya. Bahwa ia mencintaiku bukan cuma untuk bergelut di atas ranjang. Namun ia seolah tak mau mengerti bahwa sebagai perempuan aku juga butuh status jelas selain sebagai pacar yang bisa diajak tidur di hotel murahan setiap birahi memuncak.</p>
<p>Dex punya enam bersaudara dari bapak dan ibu berbeda-beda. Bapaknya kawin dua kali, begitu juga ibunya. Kemauakannya terhadap institusi pernikahan muncul dan berkembang sejak ia menjelang pubertas. Dalam usia semuda itu ia sudah menyaksikan ratusan bahkan ribuan kali pertengkaran dua bapak dan dua ibunya. Ada semacam dorongan kuat di batin Dex untuk tidak menciptakan sebuah keluarga. Adalah dosa membentuk sebuah keluarga besar tanpa setitik kebahagiaan.</p>
<p>Di awal hubungan kami dua tahun lalu ia sudah utarakan itu. Tak terbersit sedikitpun untuk menikah. Hari-hari pacaran kami bisa diisi dengan mendengar musik, baca buku, nonton film atau bercinta. Tapi tidak untuk membicarakan rencana pernikahan. Dan kenyataan itu baru mengusikku belakangan hari ini.</p>
<p>* * *<br />
Sore menjelang malam minggu. Musik berdentam keras dari dalam kamar. Suara Nena Hagen menjerit-jerit seperti tikus terjepit pintu. Aku suka. Perempuan Jerman anti kemapanan dan meneriakan revolusi melalui lagu-lagunya. Seperti biasa, malam ini aku janji dengan Dex untuk jalan-jalan keliling kota. Puncak, tujuan kami malam ini untuk double date dengan Onix dan pacar barunya. Paling-paling sewa vila bersama. Menyenangkan, daripada di hotel murahan biasa.<br />
Aku sibuk berdandan memantas-mantaskan baju apa yang harus kukenakan nanti. Jaket kulit kesayanganku sedang dicuci. Apa boleh buat, terpaksa dengan jaket jeans belel yang ditambal emblem berbagai merek baju ternama. Itu juga kesayanganku. Sebab untuk mendapatkan emblem merek topnya aku dan teman-teman sempat mengutil, merobeki koleksi baju di butik dan plaza elit. Taruhannya tentu saja nama baik dan kebebasan. Dan kami taruhan itu kami menangkan!</p>
<p>Aku masih melenggak-lenggokkan pinggul mengikuti gaya Nina Hagen di depan cermin. Sebelum tiba-tiba kulihat ada kerut di kedua ujung mataku. Setengah mati kututupi dengan bedak dan eye shadow tapi tak bisa. Serta merta ketika kuperiksa akar rambutku yang tertutup cat rambut, terlihat warna putih di sana. Kucoba untuk tetap tersenyum.</p>
<p>Suara klakson mobil Dex terdengar berkali-kali. Aku harus bergegas, namun pinggang ini mendadak sakit. Oh, rematik-ku kumat lagi! Memang di usia setua ini aku harus kurangi keluar malam terlalu sering. Ketika berjalan keluar, kuraih kado ulang tahun untuk Dex tersayang. Hari ini tepat ulang tahunnya yang ke 45 dan aku 43.</p>
<p>Jakarta, 2002</p>
<p>foto:foto:/images.elfwood.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/cerpen-tahun-2002-the-punk-couple/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku yang Saya Edit Itu: Tiap Detik Bermakna Betti Alisjahbana</title>
		<link>http://merry.netsains.com/buku-yang-saya-edit-itu-tiap-detik-bermakna-betti-alisjahbana/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/buku-yang-saya-edit-itu-tiap-detik-bermakna-betti-alisjahbana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[
Whoa, akhirnya buku yang saya edit ini terbit juga, setelah mengendap sekian lama. Yang bikin tertunda adalah CD ROM-nya, yang memang disertakan dalam buku. Berisi 30 artikel Betti Alisjahbana ini dilengkapi dengan ilustrasi menarik Tita Larasati.
Saya menulis bagian awal buku yang dimulai dengan kisah singkat perjalanan karir Betti, eks Presiden Direktur IBM Indonesia yang kini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-92" title="betti_v3_preview" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/betti_v3_preview.jpg" alt="betti_v3_preview" width="189" height="243" /><br />
Whoa, akhirnya buku yang saya edit ini terbit juga, setelah mengendap sekian lama. Yang bikin tertunda adalah CD ROM-nya, yang memang disertakan dalam buku. Berisi 30 artikel Betti Alisjahbana ini dilengkapi dengan ilustrasi menarik Tita Larasati.</p>
<p>Saya menulis bagian awal buku yang dimulai dengan kisah singkat perjalanan karir Betti, eks Presiden Direktur IBM Indonesia yang kini merintis karir sebagai entrepreneur. Semua artikel tersebut pernah dimuat di QBheadlines.com, di rubrik Karir dan Kepemimpinan.</p>
<p>Kayak apa sih bukunya? Nih, ada resensinya:</p>
<p><span id="more-93"></span></p>
<p>Judul Buku: Tiap Detik Bermakna</p>
<p>Penulis: Betti Alisjahbana</p>
<p>Editor: Merry Magdalena</p>
<p>Penerbit: PT. Dian Rakyat, 2009</p>
<p>JAKARTA – Kian hari, kompetisi dunia kerja kian keras saja. Krisis ekonomi berkepanjangan membuat setiap orang berusaha mendapatkan kehidupan layak, baik dari sisi finansial maupun spiritual. Tidak semua orang dapat meraihnya, mengingat sedemikian kerasnya pergulatan hidup ini.</p>
<p>Sukses di karir, keluarga, juga kehidupan spiritual, adalah kelengkapan yang didambakan setiap orang. Sebagai perempuan yang mengawali karirnya dari bawah, Betti Alisjahbana sukses menapak puncak tertinggi sebuah perusahaan multinasional teknologi informasi. Nyaris setengah dari seluruh kehidupannya dihabiskan di IBM Indonesia, dengan posisi terakhir sebagai Presiden Direktur. Sebuah prestasi yang tidak biasa, mengingat Betti juga harus membagi waktu bagi dua putranya, dan tentu saja berperan sebagai istri. Di luar itu, lulusan Jurusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga punya segudang kegiatan sosial.</p>
<p>Bagaimana seorang Betti bisa membagi waktu, energi, ide, konsentrasi ke semua bidang itu? Betti dengan senang hati berbagi pengalaman dalam buku “Tiap Detik Bermakna” yang ditulisnya. Buku terbitan Dian Rakyat tahun 2009 ini membahas berbagai aspek untuk sukses di dunia kerja. Mulai dari persiapan ketika masih mahasiswa, mencari pekerjaan ideal, membangun jejaring, memilih tim pemenang, mengarungi persaingan di dunia kerja, hingga ke posisi puncak, dan masih banyak lagi topik seputar dunia kerja dan kepemimpinan yang dibahas.</p>
<p>Bahkan problema sehari-hari yang dihadapi para pekerja, seperti menghadapi rekan kerja yang sulit, atasan menyebalkan, menjual ide, hingga membangun lingkungan kerja yang sehat, juga diulas tuntas di sini. Intinya, “Tiap Detik Bermakna” merupakan buku pegangan bagi setiap individu yang tengah berkarir dan mengharapkan keberhasilan dalam hidupnya.</p>
<p>Di buku setebal 195 halaman ini, Betti menghadirkan 30 artikel seputar karir dan kepemimpinan. Mayoritas artikel tersebut pernah dimuat di rubrik Karir dan Kepemiminan situs QBHeadlines.Com. Tidak hanya mengulas masalah karir dan kepemimpinan, Betti juga membahas tentang tata cara mengelola keuangan dan berinvestasi. Semua disarikan dari pengalaman Betti selama 25 tahun berkarir, sekaligus juga membangun investasi, agar seorang pekerja tidak hanya menghabiskan gajinya saja, melainkan juga mampu membuat gajinya “beranak pinak”</p>
<p>Dihiasi ilustrasi menarik karya kertunis Tita Larasati, setiap bab dapat dikatakan merupakan kunci dari keberhasilan perjalanan karir Betti. Dengan gaya bahasa ringan, mudah dicerna, dan bersahabat, Betti menuturkan juga pengalamannya ketika menunaikan ibadah haji, yang bisa dikatakan merupakan puncak kepuasan spiritual di samping keberhasilan karir dan berkeluarga.</p>
<p>Betti menutup buku ini dengan artikel “Hidup Seimbang, Apa dan Bagaimana Mencapainya”, sebuah artikel yang mengajak pembaca untuk mengenal nilai-nilai terpenting dalam hidup kita masing-masing, lalu menurunkannya menjadi tujuan dan harapan yang sesuai, dan selanjutnya mengatur prioritas dan waktu sejalan dengannya. “Saya menerapkan cara ini, dan hasilnya sungguh menggembirakan. Kini bukan saja saya punya waktu untuk pekerjaan dan keluarga, saya pun punya waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial,” ungkap Betti di bab terakhir ini.</p>
<p>Dilengkapi dengan CD presentasi, buku ini diharapkan mampu membuat pembaca -khususnya kalangan generasi muda yang tengah menapak karir- mencernanya dengan mudah. Buku ini diharapkan mampu menjadi guideline untuk mereka yang ingin sukses di semua aspek hidupnya.</p>
<p>“Dunia penuh dengan peluang, dan kita punya bakat-bakat yang bisa diasah dan dikembangkan. Mereka yang mengasah bakat-bakatnya, dan menggunakannya untuk meraih kesempatan, akan mendapatkan manfaat yan luar biasa, baik bagi dirinya, maupun bagi orang-orang di sekitarnya,” pesan Betti.***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/buku-yang-saya-edit-itu-tiap-detik-bermakna-betti-alisjahbana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UU ITE: Don&#8217;t Be The Next Victim, Hanya Digarap 2 Minggu</title>
		<link>http://merry.netsains.com/uu-ite-dont-be-the-next-victim-hanya-digarap-2-minggu/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/uu-ite-dont-be-the-next-victim-hanya-digarap-2-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 00:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kalo ngga macem-macem, ngapain takut sama hukum?&#8221; Begitu kata Edmon Makarim, pakar cyberlaw.
&#8220;Penerima email porno tidak bersalah!&#8221; Kata Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, pengamat regulasi hukum.
&#8220;Freedom of speech? Orang juga punya freedom of respons!&#8221; Begitu menurut Ari Juliano Gema, advokat.
&#8220;Jangan nulis yang provokatif deh,&#8221; Wicaksono Ndoro Kakung mengingatkan.
&#8216;Ngga usah nulis email kalo lagi marah,&#8221; tips dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-88" title="6696_126593945655_748165655_3594941_3869834_n" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/08/6696_126593945655_748165655_3594941_3869834_n.jpg" alt="6696_126593945655_748165655_3594941_3869834_n" width="160" height="201" />&#8220;Kalo ngga macem-macem, ngapain takut sama hukum?&#8221; Begitu kata Edmon Makarim, pakar cyberlaw.<br />
&#8220;Penerima email porno tidak bersalah!&#8221; Kata Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, pengamat regulasi hukum.<br />
&#8220;Freedom of speech? Orang juga punya freedom of respons!&#8221; Begitu menurut Ari Juliano Gema, advokat.<br />
&#8220;Jangan nulis yang provokatif deh,&#8221; Wicaksono Ndoro Kakung mengingatkan.<br />
&#8216;Ngga usah nulis email kalo lagi marah,&#8221; tips dari Enda Nasution, aktivis blog.<br />
&#8220;Tulisan di dunia maya itu punya arwah,&#8221; menurut Satrio Arismunandar, aktivis milis.</p>
<p>Apa lagi ya kata mereka mengenai UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dianggap mengancam kebebasan bergaul di dunia maya? Semua saya tuangkan di buku saya yang ketiga, UU ITE, DON&#8217;T BE THE NEXT VICTIM (Gramedia Pustaka Utama, Juli 2009).</p>
<p><span id="more-89"></span></p>
<p>Buku ini berisi tips dan kajian cyberlaw bagaimana gaul yang aman dan nyaman di dunia maya agar tidak berbuntut hukum seperti Prita Mulyasari. Saya mewawancarai sejumlah praktisi cyberlaw seperti Edmon Makarim, Ari Juliano Gema, pengamat regiulasi Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Sedangkan dari kalangan aktivis dunia maya ada juga wawancara saya dengan Wicaksono Ndoro Kakung, Enda Nasution, dan Satrio Arismunandar.</p>
<p>Semua dipaparkan dalam bahasa gaul dan santai, mirip dengan buku terdahulu, Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009). Saya ucapkan terima kasih pada semua narasumber serta teman-teman yang banyak mendukung hingga buku ini bisa saya tulis hanya dalam tempo sangat singkat, sekitar 2 minggu saja. Selebihnya adalah prosedur wajar dalam dunia penerbitan seperti lay out, editing, desain cover, dan percetakan serta distribusi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/uu-ite-dont-be-the-next-victim-hanya-digarap-2-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situs Gaul, Gak Cuma buat Ngibul (Gramedia Pustaka Utama, 2009)</title>
		<link>http://merry.netsains.com/situs-gaul-gak-cuma-buat-ngibul-gramedia-pustaka-utama-2009/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/situs-gaul-gak-cuma-buat-ngibul-gramedia-pustaka-utama-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 02:53:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Ide menulis buku ini spontan saja, saat di suatu siang editor Gramedia Pustaka Utama menelepon saya dan menanyakan apakah saya mau menulis buku? Tentu saja mau. Lalu dia bertanya, ada ide mau nulis apa? Dan saya spontan menjawab: soal situs gaul. Jadilah buku ini.
Sinopsis:

Banyak orang menyangka situs gaul alias jejaring sosial yang kini sedang tren, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-77" title="gaul1" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/05/gaul1.jpg" alt="gaul1" width="163" height="205" />Ide menulis buku ini spontan saja, saat di suatu siang editor Gramedia Pustaka Utama menelepon saya dan menanyakan apakah saya mau menulis buku? Tentu saja mau. Lalu dia bertanya, ada ide mau nulis apa? Dan saya spontan menjawab: soal situs gaul. Jadilah buku ini.</p>
<p><strong>Sinopsis:<br />
</strong></p>
<p>Banyak orang menyangka situs gaul alias jejaring sosial yang kini sedang tren, seperti Facebook, Friendster, Multiply, dan sejenisnya cuma arena main-main. Padahal, situs-situs gaul itu gak cuma buat ngibul, lho. Ada banyak manfaat yang bisa kita gali kalo kita benar-benar jeli. Mulai dari cari jodoh, cari dukungan, sampai memperluas jaringan bisnis. Simak kisah sejumlah figur publik, seperti Wimar Witoelar, Zara Zettira, Nukman Luthfie, Fadjroel Rachman, Deriz Syarief, dan Irfan Setiaputra, yang sukses berkat situs gaul.</p>
<p><span id="more-75"></span></p>
<p>Simak juga tips bergaul sehat, komplet dengan cara menghadapi orang yang kelakuannya aneh-aneh, di Internet. Selain itu, ada tips buat remaja dan anak-anak agar aman gaul di dunia maya. Gak ketinggalan prediksi wajah dunia maya kita di masa depan.</p>
<p>Makanya, buruan baca buku ini biar kamu makin eksis, gak ketinggalan zaman dan kuper!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/situs-gaul-gak-cuma-buat-ngibul-gramedia-pustaka-utama-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sehat Tanpa Obat dengan Tusuk Jarum ala Indonesia (Grasindo, 2009)</title>
		<link>http://merry.netsains.com/sehat-tanpa-obat-dengan-tusuk-jarum-ala-indonesia-grasindo-2009/</link>
		<comments>http://merry.netsains.com/sehat-tanpa-obat-dengan-tusuk-jarum-ala-indonesia-grasindo-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 02:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>merry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://merry.netsains.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Saya menjadi co writer dan membantu penulis mempopulerkan bahasa yang awalnya sangat teknis. Tambahan testimoni dari para pasien juga saya sertakan. Adalah Pak Kusmayanto Kadiman yang meng-SMS saya di suatu malam Jumat. Isinya kira-kira menanyakan apakah saya bersedia membantu seorang sahabatnya menulis buku tentang tusuk jarum? Tentu saya jawab ya. Dan buku inilah hasilnya.
Sinopsis:
Secara umum, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-72" title="obat1" src="http://merry.netsains.com/wp-content/uploads/2009/05/obat1.jpg" alt="obat1" width="140" height="218" />Saya menjadi co writer dan membantu penulis mempopulerkan bahasa yang awalnya sangat teknis. Tambahan testimoni dari para pasien juga saya sertakan. Adalah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kusmayanto_Kadiman">Pak Kusmayanto Kadima<img id="wp_delimgbtn" title="Delete Image" src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wpeditimage/img/delete.png" alt="" width="24" height="24" />n</a> yang meng-SMS saya di suatu malam Jumat. Isinya kira-kira menanyakan apakah saya bersedia membantu seorang sahabatnya menulis buku tentang tusuk jarum? Tentu saya jawab ya. Dan buku inilah hasilnya.</p>
<p><strong>Sinopsis:</strong></p>
<p>Secara umum, tusuk jarum dapat didefi nisikan sebagai cara pengobatan yang menggunakan jarum tusuk, dilakukan dengan cara penusukan pada bagian tertentu di tubuh manusia, dengan tujuan menyembuhkan penyakit.</p>
<p>Tusuk jarum dapat dimasukan ke dalam ilmu pengobatan fi sikoterapi (cara pengobatan yang menggunakan tenaga fi sik, tanpa menggunakan bahan kimia atau ramuan). Kategorinya sama dengan terapi radiasi atau panas.</p>
<p><span id="more-70"></span></p>
<p>Tusuk jarum hanya merupakan suatu rangsangan atau stimulan yang merangsang sistem regulasi tubuh agar dapat bekerja lebih baik bila terjadi gangguan. Sebenarnya yang bekerja adalah sistem tubuh itu sendiri, bukan tusuk jarumnya. Oleh karena itu, tusuk jarum sangat aman, sebab hanya membantu memperbaiki kondisi yang terganggu, dan tidak bersifat memaksa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://merry.netsains.com/sehat-tanpa-obat-dengan-tusuk-jarum-ala-indonesia-grasindo-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
